Project Story

Houm Yoga & Coffee | Dhanie & Sal

Houm Yoga & Coffee | Dhanie & Sal

Di tengah ritme Jakarta yang serba cepat, kebutuhan untuk terus produktif dan keinginan untuk berhenti sejenak, seperti saling mengejar. Bayangkan enaknya yoga dan kopi berada di satu lokasi, kehadiran Houm Yoga dan Houm Coffee berikan jawaban.

Sebuah rumah lama di kawasan elite Jakarta Selatan ini adopsi fungsi baru, menjadi ruang komersial yang coba tetap relevan tanpa sepenuhnya menghapus karakter bangunan yang telah ada.

Lokasi Strategis, Sayang Jika Jadi Rumah Tua

Houm Yoga dan Houm Coffee berada di Jalan Dharmawangsa VII No. 24, Jakarta Selatan. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu area hunian premium dengan lokasi yang strategis dan berdiri di atas lahan yang luas. Nilai tanah dan properti di Dharmawangsa juga termasuk tinggi, menjadikannya salah satu kawasan hunian paling prestisius di Jakarta.

Jalan-jalannya cenderung lebar, dinaungi pepohonan rindang, dan suasana yang relatif tenang. Karakter lingkungan ini menjadi nilai jual bagi cafe dan studio yoga ini.

Dhanie & Sal dengan Pendekatan Desain yang Hangat

Desain proyek ini dikerjakan oleh Dhanie & Sal, studio desain yang dipimpin oleh pasangan suami istri Dhanie Syawaliah dan Salman Rimaldhi.

Relasi partnership keduanya turut membentuk dinamika desain yang khas. Proyek-proyek yang mereka kerjakan memiliki pendekatan yang hangat dan ramah, dengan kemampuan menghadirkan kesan personal pada proyek hunian sekaligus menerjemahkan karakter brand pada proyek komersial.

Paduan Serasi, Studio Yoga & Coffee Shop

Terdiri atas dua lantai. Lantai pertama digunakan sebagai area coffee shop dan tenant, sementara lantai kedua menjadi studio yoga dengan ruang studio berukuran besar dan kecil.

Area depan dibuat seolah membuka diri terhadap lingkungan sekitar. Teras terbuka menjadi gestur awal yang menyambut pengunjung. Difungsikan sebagai seating area untuk outdoor cafe, dinaungi pohon mangga eksisting yang membaur dengan pepohonan di sekitar bangunan. Sementara dinding berbalut sirap kayu menjadi material yang mengarahkan pengunjung menuju pintu masuk.

Desain ini membuat batas antara ruang komersial dan lingkungan sekitar terasa lebih mengundang untuk melirik dan mengajak masuk.

Ruang Hangat untuk Kopi

Di lantai pertama, suasana yang dibangun cenderung santai dan akrab. Ruang-ruang dalam menggunakan nuansa krem dan cokelat yang memberikan kesan hangat.

Atmosfer yang mendukung fungsi Houm Coffee sebagai tempat menikmati kopi sekaligus bekerja dari kafe. Dalam konteks kehidupan urban Jakarta, ruang seperti ini menjadi perpanjangan dari rumah dan kantor.

Studio Yoga yang Pertahankan Jejak Lama

Pada lantai dua, kuda-kuda kayu yang menjadi bagian dari struktur atap dibuka dan diekspos di dalam studio yoga. Ruang menjadi lebih lapang dan lega, kualitas yang penting untuk aktivitas yoga yang membutuhkan ketenangan, keleluasaan bergerak, dan kesadaran terhadap tubuh.

Lantai kayu yang nyaman untuk pijakan berpadu dengan dinding berwarna krem. Palet ini menciptakan suasana yang tenang dan ringan.

Sebelum menjadi ruang komersial, bangunan ini sempat berfungsi sebagai rumah singgah. Karakter ini terbaca melalui koridor luar di lantai dua yang menghadap ke courtyard.

Courtyard, Area Pasif Paru-Paru Bangunan

Di bagian tengah bangunan terdapat courtyard yang diisi tanaman hijau. Kehadiran ruang terbuka ini menjadi elemen alami yang penting dalam pengalaman ruang di Houm.

Courtyard berikan pemandangan hijau dan kesegaran udara bagi pengunjung yang sedang menikmati kopi, sekaligus menjadi jeda visual di antara ruang-ruang studio yoga.

Project Data

PROJECT NAME
Houm Yoga & Coffee
LOCATION
Jalan Dharmawangsa VIII No.24, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
COMPLETION DATE
2025
DESIGN FIRM
Dhanie & Sal
PRINCIPAL ARCHITECT
Dhanie Syawaliah & Salman Rimaldhi
IMAGE
Ernest Theofilus

Other Project Stories

See All

Share your project on Ruas

Tell us your exciting project and get the chance to be featured on Ruas website and media

Connect With Us